Transformasi Ekonomi Berbasis Nilai Tambah: Analisis Hilirisasi Komoditas Nikel Terhadap Keberlanjutan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Abstract
Penelitian ini menganalisis peran hilirisasi komoditas nikel dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai tambah dan keinginan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Latar belakang penelitian bertumpu pada perubahan kebijakan mineral nasional melalui pelarangan ekspor nikel mentah sejak tahun 2020 yang bertujuan memperkuat industrialisasi domestik. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dan metode campuran yang memadukan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan kementerian terkait, serta analisis statistik dan telaah kebijakan, penelitian ini menilai perkembangan investasi, ekspor, kontribusi sektoral, serta memberdayakan lingkungan sosial dari proses hilirisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilirisasi nikel secara signifikan meningkatkan nilai domestik, ditandai dengan adanya ekspor lebih dari sepuluh kali lipat, pertumbuhan tinggi sektor pengolahan logam dasar, dan peningkatan investasi yang memberikan efek pengganda pada perekonomian nasional dan daerah. Namun temuan juga mengindikasikan bahwa distribusi manfaat belum merata dan terdapat tekanan lingkungan yang memerlukan pengelolaan lebih ketat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hilirisasi nikel merupakan instrumen strategi bagi transformasi struktural perekonomian Indonesia, namun keinginannya sangat bergantung pada tata kelola lingkungan, pemerataan nilai tambah, dan penguatan rantai pasok domestik.